KEBUN RAYA KOTA WAIWERANG

2016-06-30 20.03.24-1ALUN-ALUN KOTA

Kebun raya kota waiwerang mestinya dirawat, dipertahankan dan dijadikan sebagai ICON kota WAIWERANG.

Hal ini tidak pernah dipikirkan oleh pemerintah dan masyrakat Flotim maupun  Adonara sehingga terkesan Kebun Raya ini tidak terawat. Sebaiknya ke 3 jalan yang mengelilingi Kebun Raya ini tanpa ada bangunan kantor, terminal atau bangunan komersil lain di dalamnya. Kalaupun ada bangunan, bangunan tersebut bernuansa kedaerahan yang menjadi ciri khas orang Lamaholot. Sehingga kemegahan, kewibawaan, keindahan kota Waiwerang  dapat menunjukan tingkat peradaban masyrakatnya. Saya yakin kita semua setuju  TUGU Kebun Raya kota Waiwerang ditengah ALUN-ALUN kota Waiwerang ya

TRENDING TOPIK PESTA DEMOKRASI

TENTANG PILKADA KABUPATEN FLORES TIMUR
Topik pembicaraan Pilkada serentak kloter 2 tahun 2017, cukup ramai dibicarakan, baik mereka yang daerahnya terkena pesta demokrasi ini maupun tidak. Yang merasa berkemampuan memimpin tentu saja tidak mau membuang kesempatan emas ini ini bertarung di arena publik. Berbagai cara dilakukanya untuk menyiapkan diri sebelum pilkada dimulai. Mereka adalah para politisi, birokrat serta pengusaha. Masyarakat sebagai basis pemilih tentu dipastikan hanya memilih orang-orang yang barang kali terbilang masih keluarga, atau paling tidak sudah mengenal tentang para calon ini.

TIDAK SEKEDAR MENGENAL FIGUR
Diharapkan masyarakat tidak sekedar mengenal figur lalu seakan membeli kucing dalam karung karena faktor kedekatan, tapi harus lebih mengenal dan memahami figur secara lebih detail. Sebelumnya diketahui para bupati flotim hingga melepaskan jabatan diakhir masa bhaktinya, sudah banyak berbuat untuk FLOTIM. Baik sekedar mengelolah keuangan daerah maupun mencari tambahan anggaran pembangunan di luar APBD. Namun keterbatasan figur tak ber-elit di tingkat nasional, membuat mereka tak berdaya mengepakan sayapnya lebih jauh seperti halnya yang dimiliki gubernur NTT Frans Lebu Raya. Ini bukan sekedar menjual kecap. Tapi kenyataan seperti itu. Bahkan ada pejabat yang harus masuk penjara gara-gara  kepala daerah ingin mendapatkan tambahan dana untuk pembangunan daerah dengan melalui calo (penghuung). Ini diharapkan kasus demikian tidak terulang kembali setelah memilih seorang bupati yang keberadaannya sudah cukup dikenal dan telah berelasi dengan para elit di tingkat pemerintahan pusat. Sehingga lobi-lobi formal dilakukanya tanpa calo dengan beliau-beliau (orang pusat) itu sangat penting. Maka pilihlah seorang bupati yang memiliki kriteria seperti demikian juga, Selain yang yang tak kalah  penting adalah Figur pemimpin yang kompeten dibidang pemerintahan . LALU PILIH SIAPA Yaaaaaaaaa……… Salam.

KEPALA DAERAH TIDAK HANYA MAMPU MEMIMPIN, TAPI JUGA MAMPU MEMBANGUN KOMUNIKASI DENGAN PIHAK LAIN DI TINGKAT PUSAT

Anton-DoniTENTANG CALON KADA FLOTIM 2017
Selama ini kita hanya menginginkan seorang kepala daerah karena mampu memimpin, jujur kreatif dan inovantif, dan seterusnya, serta kedekatan emosional secara individu/kelompok dengan masing-masing calon. Hal demikian tentu tidaklah salah.  Namun satu hal yang kita lupakan, selain kriteria calon kada seperti disebutkan,  yang bersangkutan harus mempunyai kedekatan secara individu dengan para elit di tingkat pusat ataukah tidak. Dengan kata lain
Kenyataan yang kita jumpai selama ini jarang seorang kepala daerah memiliki kedekatan para pejabat/elit ditingkat pusat. Sehingga ketika sedang menghadapi kesulitan di daerah dan mau berkonsultasi, mereka harus menggunakan pihak ke tiga untuk menembus batas, agar dapat memperoleh informasi. Ini yang terjadi selama ini.
Flotim harus membutuhkan seorang figur calon kada yang telah memiliki relasi di tingkat pusat seperti halnya gubernur FRANS LEBU RAYA. Sayangnya FRANS LEBU RAYA telah kehabisan quota menjadi gubernur NTT pilkada serentak berikutnya. Orang seperti beliau (FLR), kapan saja, di mana saja bisa berhubungan dengan para penyelenggara negara untuk meminta petunjuk demi NTT.
Bila kita melihat hal ini untuk kepentingan bersama, maka figur sebagai penggantinya FLR untuk kepala daerah Flotim 2017 adalah ANTON DONI. Ini bukan karena kedekatan saya dengannya sehingga saya menyampaikan ini sebagai isu politik, sama sekali TIDAK. Beberapa Balon kada Flotim lainnya pun saya sangat dekat dengan mereka.
Maka disayangkan bila ANTON DONI tidak ikut kontestan, dan sangat disayangkan bila masyarakat Flotim tidak memilihnya karena tidak dekat secara emosional.

MASYARAKAT DAN PEJABAT PUBLIK SAMA-SAMA MENGEMIS

Disadari atau tidak seorang calon legislatif atau calon kada, pada saat pasca penyelenggaraan pesta demokrasi, mereka akan datang kepada msyarakat sebagai pengemis. Hadir dengan  menampilkan ekspresi sedemikian rupa hanya  untuk mendapatkan simpati para dermawan, agar dapat menyumbangkan suaranya untuk mereka.

Maka hati-hatilah para dermawan………. dermakan suaramu hanya kepada mereka yang mengakui mereka juga sebagai pengemis…………..

MENANTI ADONARA KAPUPATEN

Agenda pembiacaraan oleh badan penyelenggara negara terkait  untuk tujuan menjadikan Adonara kabupaten akan segera diumumkan. Kewenangan penentu kebijakan ada ditangan pemerintah pusat, namun kewenangan penyelenggaraannya   berada ditangan masyarakat Adonara sendiri. Terlepas dari keinginan siapa Adonara mau berubah jadi kapupaten sendiri merupakan dambaan sebagian besar orang Adonara sejak jaman orde lama. Ini artinya harapan Adonara menjadi kapupaten sangat diharapkan oleh sebagian besar masyarakatnya. Untuk menindaklanjuti semua itu, perlu pemikiran-pemikiran yang positif untuk mencarikan jalan keluar agar segala persoalan dapat diselesaikan, baik intern maupun yang eksternal. Apabila tantangan ini menjadi jawaban atas keberhasilan seseorang, maka dipastikan Adonara bisa berkembang dengan damai dalam bendera kabupaten.

 

ORANG TERHORMAT YANG TERNODA

Bagaimana mungkin seorang Akil Mocktar yang begitu terhormat bisa terlibat dalam kasus korupsi? Seharusnya pejabat publik sekelas dia harus memberi contoh pada bangsa ini untuk tidak melakukan hal kotor seperti itu. Ini akan membuat rakyat tidak lagi percaya dengan para pejabat publik yang selalu beretorika dalam kebaikan. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya, karena perbuatannya begitu ternoda dimata anak saya yang masih kecil, dihadapan orang tua saya yang sudah tua.. dan dihadapan keluarganya yang terpukul…….. wah wah wah wah wah …… luar binasa………

PERIHAL SMS BERHADIA DARI PT SIDOMUNCUL

Hari ini Jumat, 14 Desember 2012, saya mendapat sms dari nomor telpon, 085319799948 dan 082334132371 dengan isi berita, Slamat, No Anda Resmi diberikan DANA BANTUAN cek Rp. 77 jt. dari PT SIDOMUNCUL Kuku Bima ENERG! Edisi/Des-2012 Hub: Ir, ZAINAL 08134425777, Pelaksana PT SIDOMUNCUL.

Siapa yang tidak senang kalau memang ini benar? Bila ini hanya iseng belaka mohon konfirmasi pihak PT Sidomuncul, masyarakat menjadi tahu, Trims.

FLOTIM MENERIMA MDG AWARD 2012

Wakil Presiden Boediono menganugerahkan penghargaan khusus Indonesia MDG Award 2012 kepada lima pemenang di Jakarta pada Rabu, 1 Pebruari 2012, Salah satunya adalah Kabupaten Flores Timur melalui program 2-H-2 Dinas Kesehatan Flotim yang inovatif, efektif dan ekonomis. Program ini untuk mengetahi kondisi 2 hari sebelum dan 2 hari setelah kelahiran bayi Flotim sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan anak dilingkungan Dinas Kesehatan Flotim.
Penghargaan ini diberikan karena dinilai secara istimewa telah melakukan inovasi dalam mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pencapaian target sasaran pembangunan milenium (MDG) dan memastikan keberlangsungan program jangka panjang,
Saya bangga dengan para inovator seperti halnya yang telah dilakukan oleh anak Lewotana Flotim.
Dua malam sebelumnya saat saya bersama dengan bapak dr. Yos Useng Ama (Kadis Kesehatan Flotim) di Hotel Kartika Chandra Jakarta, beliau optimis dengan program inovatif yang dibangun Dinas yang dipimpinnya akan lolos mendapat penghargaan tersebut.

PENGHITUNGAN SUARA SEMENTARA PILKADA FLOTIM 2011

Sumber Berita (Coppy data) : Komhukum Larantuka

Pasangan Yosep Laga Doni Herin-Vatentinus Tukan yang diusung PDIP bersama Koalisi Soga Naran Lewotanah (Sonata) dan pasangan Simon Hayon-Fransiskus Diaz Alffi (Mondial) bersaing dalam penghitungan suara sementara Pilkada Flores Timur.

“Pasangan Sonata yang diusung PDIP bersama Koalisi Soga Naran Lewotanah (Sonata) untuk sementara memperoleh 35.554 suara (35,09 persen) dari total suara sah yang sudah masuk ke KPU Flores Timur sebanyak 101.332 suara,” kata anggota KPU Provinsi NTT Yoseph Dasi Djawa, di Larantuka, Rabu (1/6).

Posisi kedua ditempati pasangan Simon Hayon-Fransiskus Diaz Alffi (Mondial) yang diusung Partai Golkar yang tergabung dalam Koalisi Gewayan Tanah Lamaholot dengan meraih 31.092 suara (30,68 persen).

Ia mengatakan, di posisi ketiga ditempati pasangan Felix Fernandez-M Ismail Arkiang yang diusung Koalisi Flores Timur Bersatu dengan meraih 12.737 (12,57 persen), sedangkan posisi keempat diraih Hironimus Semau Johny Odjan-H Ludin Lega yang diusung koalisi Jalin Nurani Lamaholot dengan meraih 11.411 (11,26 persen).

“Posisi kelima diraih pasangan Yeremias Bunganaen-Kristoforus Keban, paket perseorangan dengan julukan Ribu Ratu Yes dengan meraih 5.644 (5,57 persen), sedangkan posisi keenam ditempati pasangan Yosep Yulius Diaz-Markus Amalebe Tokan yang diusung Koalisi Pelangi Lamaholot dengan meraih 4. 894 (4,83 persen),” katanya.

Dasi Djawa mengatakan, data ini merupakan hasil rekapitulasi penghitungan sementara berdasarkan formulir C1 dan lampiran formulir C1 yang masuk ke KPU Flores Timur.

Dia mengatakan, proses pemasukan data masih terus dilakukan karena masih ada 20 tempat pemungutan suara (TPS) yang belum memasukan data ke KPU.

TPS itu adalah Solor Timur dan Solor Barat masing-masing tujuh TPS dan sisanya berasal dari Adonara bagian Tengah.

Pilkada Flores Timur diikuti 134.958 pemilih yang tersebar pada 373 TPS di 18 kecamatan, dan berlangsung pada Selasa (31/5). Para pemilih ini tersebar di tiga pulau yakni Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, Adonara dan Solor. (K-2/ant)