GUNUNG (ILE) BOLENG TELAH MEMETAKAN STRUKTUR TANAH SEBAGIAN PULAU ADONARA

GUNUNG (ILE) BOLENG TELAH MEMETAKAN STRUKTUR TANAH SEBAGIAN PULAU ADONARA

Struktur tanah sebagian pulau adonara (Adonara Timur) sangat berlainan antara satu daerah dengan daerah lainnya, terutama dari faktor subur tidaknya tanah. Ini kita lihat seperti pada daerah Kiwangona sampai ke Hinga sebagian besar tanahnya lebih subur, dibanding dengan daerah Lebanuba, Tobi Lewo Duli, Lebanuba, Tanah Boleng dan sebagian kecil Witihama.

Tidak ada orang yang tahu persis kapan gunung (ile) Boleng pertama kali meletus.

Tidak ada satu orang pun dengan jelas mengatakan bahwa kapan gunung (ile) Boleng pertama kali meletus. Adapun data vulkanologi Bandung mencatat bahwa gunung (ile) Boleng meletus tahun 1885 dan meletus lagi tahun 1888. Tapi disitu tidak dikatakan bahwa letusan itu adalah yang pertama kali atau yang kesekian, dan kemungkinan gunung (ile) Boleng pertama kali meletus sudah ratusan tahun sebelum thn 1885. Karena ditahun itu (1885) baru lahir generasi pelaku perang Hongi (Hinga vs Tentara Belanda tahun 1904. Kalau memang gunung (ile) Boleng baru pertama kali meletus tahun 1885, maka para generasi itu sudah menceriterakan kejadian tersebut pada keturunannya (Keturunannya itu ada yang baru meninggal dunia pada tahun 1990an) Jelasnya bahwa pertama kali gunung (ile) Boleng meletus pasti sangat dasyat dengan tiada duanya. Ini bisa dipastikan bahwa bukit batu (a’o) yang melintang hampir mengelilingi gunung (ile) Boleng yang sangat panjang itu adalah muntahan lahar/lava panas saat gunung (ile) Boleng meletus. Juga kita lihat sekitar daerah Tobi/Lewo Duli disitu tanahnya tertimbun batu koral/krikil (kehek) yang kepadatannya sangat tebal, yang bisa dipastikan adalah muntahan/ percikan api lahar halus secara terus menerus yang berubah jadi batu koral (kehek). Lain halnya dengan sebagian kcil daerah Kiwangona dan hampir seluruhnya daerah Hinga juga sebagian besar dareah Witihama daerahnya ditimbuni tanah humus seperti abu yang bisa dipastikan bahwa saat gunung (ile) boleng meletus daerah itu kebagian abu belerang karena tiupan angin dari arah selatan gunung (ile) Boleng. Muntahan berbagai jenis material saat gunung (ile) Boleng meletus lalu menutupi/menimbun daerah-daerah yang berlainan sehingga membentuk srtuktur tanah yang berbeda-beda pada daerah singgahannya sehingga sangat mempengaruhi subur tidaknya daerah itu.

Tumbuh berbagai jenis pohon atau tanaman.

Walupun demikian keberadaan tanahnya, para petani dapat memanfaatkan lahan itu untuk menanam tanaman yang dianggap cocok dengan tanahnya. Misalnya bebatuan dapat ditanami kacang-kacangan, labu, srikaya, daerah kehek (koral) kelapa, kemiri, mede (mente), tembakau, jagung dan daerah yang tanahnya dari abu belerang ditanami apa saja hidup. Oleh karena itu di Adonara (Adonara Timur) jarang ada yang kelaparan terkecuali mereka tidak berkebun, ya bisa kelaparan. Untuk itu pemerintah daerah perlu mendorong masyarakat untuk terus berkebun agar tidak dilanda kelaparan.

5 thoughts on “GUNUNG (ILE) BOLENG TELAH MEMETAKAN STRUKTUR TANAH SEBAGIAN PULAU ADONARA

  1. mungkin titik sebagai orientasi kita akan masa depan adalah prioritas lahan/kawasan (dimana, bagaimana dan untuk siapa).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s