PELABUHAN KOTA LARANTUKA (FLORES Timur NTT thn 2000)

pelabuhan-kota-larantuka.jpgSuasana yang begitu sangat mengerikan saat para penumpang hendak naik KM SIRIMAU tujuan Makasar, Batulicin, Semarang, Tanjung Priuk (Jakarta), Batam.

Saat itu kira-kira pkl. 06.00 wita, saya bersama anggota keluarga hendak kembali ke Jakarta setelah tiga minggu berlibur di kampung halaman sedang berada di pelataran pelabuhan Larantuka. Suasana pelabuhan kota ini sangat tidak bersahabat dengan siapa saja terutama bagi calon penumpang KM SIRIMAU. Mulai dari banyaknya calon penumpang, para pengantar yang dibiarkan masuk begitu saja serta luas area pelabuahan yang begitu sempit sehingga telah menciptakan suasana seperti ini. Bayangkan, seandainya dibiarkan kondisi seperti demikian terus menerus …………. taga e ………..

26 thoughts on “PELABUHAN KOTA LARANTUKA (FLORES Timur NTT thn 2000)

  1. Iseng saja,,,,Sekarang sudah mulai sulit kita membedahkan dari Nama,mana orang larantuka,adonara atau suku flores lainnya bahkan suku2 lain di indonesia.Untuk orang adonara sendiri memberi nama kepada anak2 udah mulai ikut reformasi. contoh Alexander Raharjo, Petrus Dominikus ?

    Bukankah kita mesti berbangga dengan Damianus Kopong Demon ( 3 suku kata yg khas), atau Elisabeth Benga Boli. dari 2 kata yang khas dibelakang tidak dimiliki orang lain selain adonara Timur? atau kita lebih berbangga dengan nama eropa,jawa dan lainnya?

    Setiap dendang lagu dan lainnya kita selalu bertutur lewo molo go dore,tapi terkadang kita juga malu berbahasa daerah di depan suku lain,takut dibilang kampungan, memodifikasi nama2 kita supaya tidak ketauan orang kampung.

  2. kata orang NTT itu terkenal akan batu alamnya ya??
    kalau aku boleh tahu di daerah mana aja sih??
    boleh dong kalau teman2 punya alamatnya aku dikasih tahu….

  3. masalahnya;
    mungkin,,,bagi pemerintah ; daerah indonesia timur-flores itu tidak ada,,,jadi tidak perlu di adakan, disediakan atau dirawat fasilitas transportasi ke daerah ini.
    mungkin kedua,,,bagi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap transportasi,,,orang2 flores gak terlalu berharga jadi bodok amat kapalnya mau tenggelam karena kepenuhan atau tenggelam karena mesinnya karatan
    mungkin ketiga dikiranya orang timur itu gak punya selera makan seperti manusia umumnya,,jadi di kapal disediakan makanan yang kalau di indonesia bagian barat tempat aku besar itu dijadikan makanan ayam.

    emosional memang,,,tapi percayalah,,,saya marah dengan keadaan ini sementara tidak tau kemana harus teriak. teriak bbm jangan naik untuk perut semua orang indonesia saja tidak di dengar apalagi teriak untuk lewotanah,,huh witi di’

    kalau ada yang tersinggung jangan marah2 tapi perbaiki fasilitas transportassi untuk akses ke indonesia bagian timur!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11

  4. untuk pak bernard,

    good blog…, buat torang orang flotim berbagi informasi dan komunikasi dengan blog mungkin belum fimiliar..tapi harus torang tingkatkan dan bangun kesadaran pentingnya sarana dan teknologi ini untuk lewotana agar bisa maju dibandingkan dengan daerah lainnya…

    hmm ,… buat semua orang flotim …jaga persatuan dan kesatuan kita…dirantau torang selalu bersama berbuat untuk lewotana tercinta

  5. nah….kalau faktanya kayak gini, sudah saatnya ruang tunggu dapat difungsikan juga sebagai plasa. kenapa tidak? banyak orang yang akan mengais nasib dengan keberadaan ruang tunggu yang difungsikan juga sebagai plasa. Bravo GEMA Surabaya

  6. larantuka butuh dermaga baru.
    karena dermaga yang ada terlalu kecil untuk menampung kapal KM.sirimau dan kapal besar yang lain.

  7. Kenapa sampai sekarang Pemda Flotim masih memelihara para kuli panggul yang keberadaan mereka selalu meresahkan para penumpang …,

    1. Semoga dengan komentar teman-teman semuanya, Pemda Flotim mau membuka mata dan pikiran untuk mengatasi berbagai persoalan termasuk pelabuhan yang disinggahi kapal-kapal Pelni.

  8. tolong pemerintah atur masuk keluar kapal di pelabuhan larantuka,kayaknya sudah tidak bisa menampung jumlah penumpang yang mau berangkat,

    trims.

  9. Buat Bung Bernard, saya pikir perlu terus dikembangkan blog ini agar menajdi sarana yang patut dijadikan wahana komunikasi melalui digital. Di era yang tak mengenal sekat-sekat ini putera-putera Flores perlu akrab dengan fasilitas -fasilitas seperti ini. Sekiranya dengan blog ini membuka wawasan, membagi informasi, meretas kemiskinan dalam pikiran sehingga kita semau berpikir positif, maju demi bangun Lewo Tana degan cara kita masing-masing.

    Tabe go

    Konradus R. Mangu

    Putera Honihama, – Witihama Jurnalis tinggal di Tangerang

    1. Sebenarnya masih banyak persoalan yang terlewatkan oleh pihak Pemda Flotim yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Maka marilah kita bantu memberikan pandangan-pandangan, bahkan perlu mencari dermawan yang peduli dengan kondisi deerah seperti Flotim memprihatinkan itu.

  10. saya telah pergi ke larantuka pada bulan 9.saya cukup suka tinggal di sana. selama 15 saya di sana.hari,penduduknya baik se kali,air laut yg cantik,makanan yg enak.tempat yg terlalu relax.pengalaman naik kapal sri mau amat teruja kerana di malaysia utk naik kapal ada juga tertipnya tetapi di sana….eeem sorry ye….saya ada kenal dia terlalu baik nama penung saya tak tau tapi nama glamer kopong…saya ada berurusan dgn bank di sana layanan cukup baik..saya teruja tgk ikan2 disana n ada yg ikan yg tak pernah saya tgk di malaysia…saya mau lagi pergi kesana…dan saya cadangkan sesiapa yg nak rehatkan minda pi la sana….i love larantuka people….IJOY adalah org yg paling berbudi bahasa yg pernah saya jumpa disana…saya mau kesana lagi….

  11. Untuk k’ Bernad L.tokan,salam kenal e.go naranek aba tuan.go sekarang kuliah si STIE STIMK JAYAKARTA Jakarta.go’e juga lete mo’e untuk tetap meningkatkan blog mo’em ni.biar tite yang si ata lewuka bisa pantau terus lewo tana tit’en.biar tite bisa memajukan lewo tana tit’en misalnya lewat alat elektronik seperti ini.

  12. tuk kk bernardtokan…..

    kata bernardtokan:
    “Semoga dengan komentar teman-teman semuanya, Pemda Flotim mau membuka mata dan pikiran untuk mengatasi berbagai persoalan termasuk pelabuhan yang disinggahi kapal-kapal Pelni”
    …….

    kata aku:
    “ia kalau Pemda buka mata,… pikiran aja gak pernah buka apa lagi buka mataaaaaa”, Pemda dari dulu nyape sekarang msh ktiduran, gak tahu kmana selaman nie.

    buat mahasiswa FLOTIM tetap bjuang buat lewotana…. Tuhan myertai qta.. amennnn

  13. saya bangga menjadi ana nagi,saya walaupun dibesarkan di luar tapi larantuka daerah yang paling saya sayang.memang banyak kekurangan harus dibenahi.itu adalah tanggung jawab kita bersama.kalo bisa tempat pariwisata yang ada di rehab supaya ada pendapatan bagi daerah.Tuhan akan memberkati lewo tanah yang kita cintai ini.maju terus kota ku,kota larantuka kota renya.

  14. sejak tahun 1998 aku pindah dari sumbawa ke larantuka sampai saat ini,aku kira di larantuka itu kurang bagus,tpi ternyata lebih enak dan sampai saat ini aku bsa bertahan karena betah dan pemandangannya begitu bagus dan masyarakatnya sangat baik dan hidup rukun.by harsadi

  15. Sekedar usulan utk permerintah kabupaten Larantuka ,,,,,, kalau bisa pelabuhan yg menjadi tempat tujuan bagi para penupang yg mau datang dan pergi keluar daerah …. tolong dibuatkan pagar penghalang jalur masuk menuju pelabuhan guna menghindari kecelakaan bagi para yg datang dan pergi khususnya bagi para pengunjung atau pengantar …… thanks ……

  16. persoalan pelabuhan larantuka adalah para buruh yang tidaka ada etika sama sekali. Apakah kita flotim seperti itu?? Benahi dulu para buruh itu, biar satu persolan ini terselesaikan dulu sehingga orang merasa nyaman ada di pelabuhan larantuka.

  17. untuk kk bernard tokan : goe dukung moe dalam doa, smoga usaha kk bernard bsa membuat lewo tana tit’en lebih di kenal sma orang lain terutama pemerintah pusat DKI Jakarta….dan untuk kk bernard smoga apapun yang kk lalkukan dalam rangka untuk membangun dan memperkenlkan lewo tanah tit’en sllu mendapat kemudahan dari tuhan…terus terang saja goe hanya bsa bilang kalo’…kk bernard punya rencana yang mulia….kalau seandainya goe terlalu berlebihan menilai kk bernard…itu semua karena goe sudah terlalu kangen sma lewo tanah tit’en yang doan e weli ile liko…dan memang goe orangnya suka berlebihan…trima kasih …MAJU TERUS FLORES TIMUR….KAMU BISA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s