NASIB ADONARA KABUPATEN?

SANGAT TERGANTUNG PADA “KOMITMEN BUKAN JANJI TAPI BUKTI” OLEH PARA PARA CALEG ANAK LEWOTANA YANG LOLOS JADI ANGGOTA DEWAN PADA PILEG 2009.

Bukan merupakan upaya untuk menjual beli suara pemilu yang akan datang demi kepentingan kelompok masyarakat tertentu, namun dianggap sebagai sesuatu yang lumrah karena pengalaman sebelumnya, bahwa amanat rakyat yang disampaikan melalui surat suara oleh peserta pemilu sehingga telah terpilihnya beberapa anggota dewan (pusat maupun daerah) asal Adonara mungkin belum berbuat banyak untuk lebih meng-gelekat Lewotana baik fisik maupun mental. Maka perlu adanya inisiatif lebih pro aktif dari para kontestan pemilu legislatif asal Pulau Adonara untuk melakukan pendekatan dalam rangka sosialisasi partai serta nama caleg, perlu mempertimbangkan strategi yang tepat untuk meraih suara masyarakat sebanyak-banyaknya.

Entah siapapun orangnya, namun anda ingin menang dalam kompetisi ini maka buatlah sebuah komitmen bukan janji tapi bukti dihadapan mereka yang dengan jelas bakal mengusung anda menjadi orang yang dipercaya untuk lima tahun kedepan. Dan anda adalah harapan mereka untuk mewujudkan sebuah kabupaten baru di pulau Adonara. Maka jangan biarkan kantong-kantong suara yang terkoordinir melalui forum-forum anak Adonara yang menyebar diseluruh kota maupun desa di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Karena visi dan misi kendaraan anda telah menjadi isu yang sangat klasik, yang apa bila anda paparkan maka kedengarannya seakan anda tengah melakukan kebohongan puplic. Bukan berarti anda mengabaikan visi dan dan misi kenadaraan sendiri, tapi lebih dari itu buatlah sesuatu yang lebih nyata dirasakan oleh orang yang telah mempercayai anda.

Oleh karena itu bangkit dan maju bersama optimismemu agar kita semua bergandengan tangan untuk bersatu, baik jiwa maupun raga karena “tite ata koli lolon hena”


12 thoughts on “NASIB ADONARA KABUPATEN?

  1. ha2…saya cuma menyayangkan, kenapa kita tidak memanfaatkan momen pileg sebagai langka awal menuju adonara kabupaten? sudah saatnya ada forum yang terdiri dari berbagai unsur yang berdiri sebagai filter yang mana memberikan kriteria pemilihan caleg dari adonara. bukankah ini sebagai pendidikan politik bagi masyarakat adonara? ini hanya karena media banyak ditunggangi

  2. om, ini mungkin tidak berhubungan dengan topik tapi kalo bisa dan kalo om punya, saya minta data ato tulisan ato info kira kira dimana saya bisa dapat tentang arsitekturnya adonara. apa saja boleh. asal yang berhubungan dengan itu. terimakasih sebelumnya.

  3. Kepada semua orang Adonara termasuk kakak Bernard Tokan yang satu kampung dengan saya — Sukutokan —(go amak Guru Kelake) goe sekarang jadi wartawan salah satu tabloid lokal di Kota Kupang (Tabloid Mingguan Vista). Membaca tulisan miong tentang Kabupaten Adonara goe ingin sumbang informasi tentang peluang dan tantangan kabupaten Adonara :

    Kronologis :
    setelah ada ide adonara jadi kabupaten, teman-teman kelompok muda di Lembata menggagaskan sebuah forum yang kemudian terbentuk di Waiwerang dengan nama F-PArK (Forum persiapan Adonara Kabupaten). Dalam perjalanan, kerja forum ini tidak sesuai harapan karena syarat formal kelembagaan untuk mengusung dukungan bukan oleh forum tetapi panitia sesuai PP 129. yang berikut, data tentang dukungan tidak berhasil dikumpulkan secara merata di seluruh adonara sesuai perintah PP. karena yang dituntut oleh PP adalah akumulasi dukungan harus tersebar diseluruh adonara. Sementara suara yang terkumpul hanya sekita 3.600-an.

    Masalah ini tak terurai untuk menemui jalan keluarnya karena DPRD Flotim yang diharapkan memediasi urusan ini juga terkesan masa bodoh. F-PArK dibiarkan berjalan sendiri dengan modal semangat dan keterbatasan hampir disemua sisi. Pemerintah Flotim kemudian menindaklanjuti agenda ini dengan menghadirkan tim pengkaji dari UGM. Hasil kajian memberikan beberapa catatan kritis dan menggugurkan hasil kerja F-PArK yang dengan sussah payah mengumpulkan suara melalui tanda tangan dukungan dari sekitar 3-600-an orang. sebab PP 129 sudah diganti dengan PP 78 yang mengisyaratkan bahwa bentuk dukungan bukan oleh masyarakat adonara secara langsung melalui tanda tangan tetapi harus melalui para BPD (Badan Perwakilan Desa) yang dituangkan di atas dokumen berita acara dukungan.

    aturan baru ini tak membuat F-PArK keder. kepada DPRD Flotim dan Pemda Flotim mereka meminta format untuk melakukan pengumpulan dukungan walaupun dari BPD sekalipun. Tetapi pengakuan dari sekretaris F-PArK bahwa format itu tidak mereka dapatkan dari DPRD maupun pemerintah. hal ini yang patut dipertanyakan, mengapa pemda dan DPRD begitu tertututup? rupanya jalan keluar selalu ada walau mendapat hambatan. tanggal 25 Mei beberapa tokoh adonara di Kupang antara lain Yahidin Umar (Anggota DPRD NTT), Ridwan Tokan (sesepuh Adonara) dan Piet Ulin (Sekretaris Dispenda NTT) setelah berkonsultasi ke depdagri. format itu mereka serahkan langsung ke tangan F-PArK yang kemudian dalam pertemuan itu beberapa komponen ini bersepakat mengganti F-PArK menjadi Panitia Pembentukan Kabupaten Adonara (PPKA). Alm. Oka Korebima sebagai ketua diganti oleh Domi Rasa Wati dan Sekretarisnya tetap Marthinus Luli Hada. Pekerjaan mendapat dokumen berita acara dukungan dari BPDpun tak mendapat aral yang berarti. sampai dengan selasa tanggal 16 Juni lalu, mereka sudah serahkan hasilnya ke Pansus Adonara Kabupaten DPRD Flores Timur dengan fakta dukungan 6 Kecamatan mendukung yakni Kec. Ile Boleng, Kec. Witihama, Kec. Adonara Timur, Kec. Kelubagolit, Kec. Wotan Ulumado, Kec. Adonara sementara 2 kecamatan lainnya yakni Adonara Barat dan Adonara Tengah belum memasukan bukti dukungannya. “Bukan berarti mereka tidak mendukung, tetapi kesulitan panitia ada pada konsolidasi pekerjaan tanpa dukungan dana,” Tandas Martinus Luli Hada Kepada saya saat mewawancarainya pekan lalu.

    Kendala finansial juga sangat berat. sampai saat ini, dari sekian banyak orang adonara baik di adonara sendiri juga di luar adonara baru Frans Lebu Raya (Gubernur NTT) yang memberikan sumbangan secara pribadi untuk PPAK. APBD Flotim tahun 2009 juga sedikitpun tak menyediakan dana untuk kepentingan perjuangan ini.

    Tantangan :
    – Pansus Adonara Kabupaten yang dibentuk DPRD Flotim yang memproses aspirasi yang sudah disampaikan oleh PPAK juga teridikasi masih pro kontra soal Adonara Kabupaten. Ruth Wugubelen,Cs diduga sedang bermain untuk mementahkan aspirasi ini dengan argumentasi dua kecamatan yang belum memasukan bukti dukungan. Padahal mayoritas dukungan masyarakat sudah menjadi syarat kuat pemekaran kabupaten adonara. Jika aspirasi ini terkendala hanya karena sentimen politik kelompok-kelompok tertentu maka jalan keluar yang saya tawarkan adalah kekuatan ekstra parlemen harus bergerak untuk melawan kediktatoran para penguasa ini.

    – PPAK masih bekerja dengan dukungan dana yang sangat terbatas. Bolehkah kita urungan untuk memback up kegiatan mereka? mohon tanggapannya…

    – Jika tidak ada kemauan politik dari penentu kebijakan di tingkat kabupaten untuk memekarkan adonara, maka yang terjadi adalah Simon Hayon tak mau melepas Adonara terpisah dari Larantuka. karena jika Adonara terpisah maka sebahgian wilayah kekuasaannya hilang, dan kekuatan kepemimpinannya semakin melemah dimata orang larantuka.

    Peluang :
    Gubernur Frans Lebu Raya sebagai orang Adonara sudah menyatakan sikapnya diforum-forum keluarga Adonara di Kupang bahwa ia sangat mendukung. artinya, jika dokumen usulan kabupaten Adonara itu sudah ditangan pemerintah provinsi, pasti sesegera diproses ke depdagri. tidak ada kendala lagi ditingkat provinsi dan pasti menjadi skala prioritas.

    Lalu bagaimana dengan Jakarta? siapa yang punya jaringan ke Depdagri. saya sendiri yakin ada. di PPP itu ada orang boleng (maaf saya lupa nama) yang katanya punya akses kuat di jakarta, termasuk s emua warga adonara di Jakarta.

    Mari… gandeng tangan bersama, sehingga target kabupaten adonara secepatnya terealisasi. Jangankan 2010… kenapa tidak di 2009 ini?

    Ok?? kepada para pengambil kebijakan di Flotim secuil pesan dari goe ata ile boleng jadi : Tutu koda kirin lewotana naeng taan de mure, mo tutu mur’en neti moon kod’ham deino, tapi tutu nalan neti moon kod’ham tobono. Pai pupu taan uin tou, gahan taan ahan ehan, taan mela sare ata rib’hun rathun lema kae prae tadon tanah geto, nara nuan nebon. +++ Ruddy Tokan (Wartawan Vista)

    shalam hangat buat kakak Bernad Tokan.

  4. jangan terlalu berharap karna konstituenya tidak jelas. yang lolos kebanyakan dari suara keluarga. lewuktttttttttttttttt

  5. Jika ingin Adonara cepat jadi kabupaten maka putra Adonara jangan lagi berambisi merebut kursi Flotim 1. Mari kita tinggalkan egoisme kita dan berpikir untuk kepentingan orang banyak Adonara atan kayake.

    Salam hormat dari Jakarta

  6. Sudah saatnya adonara jadi kabupaten.pai taan hama-hama taan oneket tou kirinet ehang.kame murine moleng kama,peten kame hogo bauk,koda melan tun ni tete sampe ganti tun murine,,salam damai natal dan bahagia tahun baru buat opu pain kaka aring wahangkae,para pemerhati masalah adonara,aktivis mahasiswa,arik kreak rae lewo tanah adonara
    Shalam buat kakak bernad.kompak selalu AMIN.

  7. maju terus Adonara. perjuangkan hakmu untuk jadi kabupaten definitif. kami anak2 lewotana yang kebetulan berada di luar adonara selalu mendukung pembentukannya dengan segala daya dan upaya yang kami punya.

  8. begini saja dari pada smuanya pada ambisi,mendingan pindahkan ibukota kab.flores timur dari larantuka,ke waiwerang.biar semuax bisa aman.

  9. saya mahasiswa yang sedang kuliah di IKIP Malang, Program Pend. Sejarah-Sosiologi & Antropologi. sebagai anak lewotanah yang masih belajar n merantau di tanah orang, melihat geliat orang-orang adonara memperjuangkan nasib adonara kedepan, siapa yang tidak dukung? untuk mencapai suatu konsensus yang bulat, kita perlu adanya mengadakan dialog intern. karena kesan saya melihat tidak adanya koda tou kirin ehan di dalam aspirasi ini. saya hanya beramsumsi, jangan-jangan hal ini hanya di mainkan oleh sekelompok orang yang mau berambisi menduduki birokrasi yang baru.. kemudian mendengungkan suara bak lagu yang siap di pasarkan n menjadi tenar….heheheh..liat saja kalau pada pemilu-pemilu kemarin? betapah ambisinya orang adonara mau menduduki gedung gelekat nara….nyatanya berapa sih orang adonara yang ada disana? masalahnya kita orang adonara itu terlalu egoisme, sukuisme, etnosentris, sehingga aspirasi adonara kabupaten menjadi begini…..

  10. {aku anak adonara}…….

    Adonara punya potensi untuk menjadi kabupaten,diluar dari sumber daya alam yang melimpah adonara juga mempunya sumber daya manusia yang handal.Sudah banyak putra -putri adonara yang berpendidikan tinggi dari segala bidang dan mereka sangat bisa untuk mengatur daerah sendiri.makanya saya himbau kepada orang-orang adonara yang duduk di dewan perjuangkanlah untuk adonara kabupaten.tak usah ragu karna kita punya neren wato tena dan danau kota kaya yang dapat menarik investor,kita juga punya hasil ikan yang melimpah kita bisa memiliki pabrik pengalengan ikan terbesar,kita juga punya kelapa,kopi,pala,coklat dll,kita juga punya jagung yang melimpah,kita juga punya ubi yang paling banyak dan besar,kita juga punya lahan datar yang bisa kita promosikan ke pihak asing untuk kawasan industri,dan kita juga punya sumber air panas yang nantinya akan di kunjungi semua orang dari belahan dunia,aku yakin dari semua penghasilan itu masyarakat akan makmur karena penghasilan yang besar akan dinikmati oleh penduduk adonara yang juma sekian juta jiwa………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s